Masih Bingung Dengan Timeline Assassin's Creed? Berikut Penjelasannya!

Masih Bingung Dengan Timeline Assassin's Creed? Berikut Penjelasannya!

Smallest Font
Largest Font

IDNStart.com - Dunia Assassin's Creed, penuh dengan petualangan menegangkan, pertempuran epik, dan kisah-kisah sejarah yang menawan, telah memikat para gamer selama lebih dari satu dekade. Di balik keseruannya, terdapat garis waktu yang kompleks dan kaya, membentang jauh ke masa lampau dan menjangkau masa depan.

Perjalanan Dimulai di Yunani Kuno

Kisah Assassin's Creed dimulai di Yunani Kuno, tepatnya pada 431 SM, dalam game Assassin's Creed Odyssey. Pemain berperan sebagai Kassandra atau Alexios, seorang Misthios yang terjebak dalam pertempuran antara Athena dan Sparta. Di tengah kekacauan ini, mereka terikat dalam pertempuran antara Assassin dan Templar, dua organisasi kuno yang memperebutkan artefak kuat yang dikenal sebagai Pieces of Eden.

Menuju Mesir Kuno dan Lahirnya Persaudaraan

Mesir Kuno menjadi latar berikutnya dalam Assassin's Creed Origins, berlatar 49 SM. Di sini, pemain menjelma menjadi Bayek, seorang Medjay yang mencari balas dendam atas kematian putranya. Perjalanannya membawanya ke dalam pertarungan antara Ordo Kuno, pendahulu Templar, dan Proto-Assassins, cikal bakal Persaudaraan Assassin. Bayek kemudian mendirikan Hidden Ones, organisasi Assassin pertama di Mesir.

Menjelajahi Era Viking dan Perang Salib

Assassin's Creed Valhalla membawa pemain ke Inggris abad ke-9, di mana mereka mengendalikan Eivor Varinsdottir, seorang Viking yang memimpin klannya ke tanah baru. Eivor terjebak dalam konflik antara Saxon dan Ordo of the Ancients, sebuah cabang Templar yang masih ada. Di sisi lain, Assassin's Creed (2007) dan Assassin's Creed II (2009) mengajak pemain menjelajahi Italia era Renaisans, mengikuti kisah Altair Ibn-La'Ahad dan Ezio Auditore da Firenze.

Terus Melangkah ke Masa Depan

Garis waktu Assassin's Creed tak berhenti di situ. Assassin's Creed Mirage akan membawa pemain ke Baghdad abad ke-9, di mana Basim Ibn-Ishaq, seorang pencuri muda, akan memulai perjalanannya menjadi Assassin. Assassin's Creed Syndicate (2015) berlatar di London era Revolusi Industri, dengan Jacob dan Evie Frye yang memimpin Persaudaraan Assassin melawan Templar di tengah gejolak industrialisasi

Assassin's Creed bukan hanya tentang pertempuran dan aksi. Ceritanya yang kaya dan karakter yang kompleks mengeksplorasi tema-tema seperti kebebasan, tirani, dan konsekuensi dari pilihan. Game ini mengajak pemain untuk merenungkan peran mereka dalam sejarah dan bagaimana tindakan mereka dapat memengaruhi dunia.

Garis waktu Assassin's Creed adalah sebuah perjalanan yang tak terlupakan, penuh dengan momen-momen heroik, pengkhianatan, dan pengorbanan. Setiap game membawa pemain ke era baru, memperkenalkan karakter baru, dan memperluas pengetahuan tentang dunia Assassin's Creed. Dengan rilis game baru yang terus berdatangan, petualangan para Assassin masih jauh dari kata selesai.

Seri game Assassin's Creed akan terus berlanjut. Ada sebuah rumor mengatakan tentang game terbaru Assassin's Creed Jade akan membawa latar di era China kuno. Perilisannya direncanakan tahun ini, akan tetapi rumor lain mengatakan diundur hingga 2025. 

Selain seri utama, terdapat beberapa game spin-off dan DLC yang memperluas universe Assassin's Creed:

- Assassin's Creed Chronicles (2015): Trilogi game 2.5D yang berlatar di India, Tiongkok, dan Rusia.

- Assassin's Creed Rogue (2014): Berlatar di Atlantik Utara pada masa Perang Tujuh Tahun, di mana pemain berperan sebagai Shay Cormac, seorang Assassin yang membelot ke Templar.

- Assassin's Creed Liberation (2012): Berlatar di New Orleans pada masa kolonial Prancis, di mana pemain berperan sebagai Aveline de Grandpré, seorang Assassin wanita.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Berita Terkait

Paling Banyak Dilihat